Jam Pelajaran PPKn Ditambah di Kurikulum 2013
Adapun pada kurikulum KTSP, PKn di semua jenjang pendidikan hanya dua jam pelajaran. Namun pada kurikulum 2013 ini akan ditambah, untuk SD menjadi empat hingga enam jam, SMP mejadi tiga jam, dan SMA tetap pada dua jam seminggu.
Guru Besar Sosiologi Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof Dr Dasim Budimansyah mengatakan, PKn yang kini kembali menjadi PPKn bukan mata pelajaran sembarangan. Sebab, dalam mata pelajaran tersebut ada misi nasional tentang bagaimana mencerdaskan bangsa.
"Kita ini nation state (negara kebangsaan), maka untuk mewujudkannya perlu diikuti tranformasi budaya tradisional menuju negara kebangsaan. Namun sayangnya, saat ini kita juga mengalami kendala kurikuler," ungkapnya dalam Seminar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Kurikulum 2013 di IKIP PGRI Semarang, Rabu (12/6).
Kendala itu, lanjut dia, terkait instrumental input dan environmental input. Pada instrumental input, terkendala pada kualitas guru/dosen dan keterbatasan fasilitas serta sumber belajar.
Sedangkan environmental input, kendala berada pada kondisi dan situasi kehidupan politik negara yang tidak berdemokrasi secara matang. Sehingga, mengakibatkan PKn tidak mengarah pada misi sebagaimana mestinya.
"Maka itu dengan penambahan jam di kurikulum 2013 ini, kita jadikan PPKn sebagai subjek pembelajaran yang kuat. Adapun, secara kurikuler ditandai oleh pengalaman belajar secara konstektual dengan ciri, bermakna, terintegrasi, berbasis nilai, menantang dan mengaktifkan," tandasnya.
| Add caption |
No comments:
Post a Comment